
Khutbah Jum’at: Pesan-Pesan Rasulullah dalam Haji Wada
Khutbah I
ุงููุญูู ูุฏู ููููููู ุงูููุฐูู ุฃูู ูุฑูููุง ุจูุญูููุธู ุงูุฏููู ูุงุกู ููุงููุฃูู ูููุงูู ููุงููุฃูุนูุฑูุงุถูุ ููููููุงููุง ุนููู ุงูุธููููู ู ููุงููุนูุฏูููุงููุ ููุฌูุนููู ุญูุฑูู ูุฉู ุงููู ูุณูููู ู ุนูุธููู ูุฉู ุนูููุฏููู. ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ููุง ุฅููููู ุฅููููุง ุงูููููู ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑูููู ููููุ ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ู ูุญูู ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณููููููู ุงููููููู ูู ุตูููู ููุณููููู ู ููุจูุงุฑููู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏูุ ููุนูููู ุขูููู ููุตูุญูุจููู ุฃูุฌูู ูุนูููู. ุฃูู ููุง ุจูุนูุฏูุ ููููุง ุนูุจูุงุฏู ุงููููููุ ุฃูููุตูููููู ู ููููููุณูู ุจูุชูููููู ุงููููุ ููููุฏู ููุงุฒู ุงููู ูุชูููููููู. ููุงูู ุงูููููู ุชูุนูุงููู:
ููุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ุงุชูููููุง ุงูููู ุญูููู ุชูููุชููู ููููุง ุชูู ููุชูููู ุฅููููุง ููุฃูููุชูู ู ู ูุณูููู ูููู ( ุขู ุนู ุฑุงู : )
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Semoga ketakwaan tidak hanya hadir dalam ucapan dan ibadah kita, tetapi juga tercermin dalam sikap, perkataan, dan cara kita memperlakukan sesama.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Ketika kita mengenang Rasulullah Muhammad saw., tentu ada rasa cinta dan kerinduan kepada sosok yang begitu besar kasih sayangnya kepada umat. Beliau bukan hanya mengajarkan bagaimana beribadah kepada Allah, tetapi juga bagaimana menjalani kehidupan dengan penuh kasih sayang, menjaga kehormatan sesama, dan membangun persaudaraan.
Salah satu peristiwa penting dalam kehidupan Rasulullah saw. adalah Haji Wada, yaitu haji perpisahan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan sejumlah pesan penting di hadapan kaum muslimin. Pesan-pesan itu bukan hanya ditujukan kepada orang-orang yang hadir pada waktu itu, tetapi juga menjadi pedoman bagi umat Islam sepanjang zaman, termasuk kita hari ini.
Pada peristiwa tersebut, Allah Swt. menurunkan firman-Nya:
.. ุงููููููู ู ุฃูููู ูููุชู ููููู ู ุฏููููููู ู ููุฃูุชูู ูู ูุชู ุนูููููููู ู ููุนูู ูุชูู ููุฑูุถูููุชู ููููู ู ุงููุฅูุณูููุงู ู ุฏูููุง .. ( ุงูู ุงุฆุฏุฉ : )
“…Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu… “(Al-Ma’idah/5:3)
Ayat ini mengingatkan kita bahwa agama Islam telah memberikan pedoman yang lengkap, tidak hanya dalam hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga dalam hubungan manusia dengan sesamanya.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Di antara pesan penting Rasulullah saw. dalam Haji Wada adalah menjaga kehormatan, darah, dan harta setiap manusia. Beliau bersabda:
ุฃูููุง ุฅูููู ุฏูู ูุงุกูููู ู ููุฃูู ูููุงููููู ู ููุฃูุนูุฑูุงุถูููู ู ุนูููููููู ู ุญูุฑูุงู ู ููุญูุฑูู ูุฉู ููููู ูููู ู ููุฐูุง ููููุญูุฑูู ูุฉู ุดูููุฑูููู ู ููุฐูุง ููููุญูุฑูู ูุฉู ุจูููุฏูููู ู ููุฐูุง ( ุฑูุงู ุฃุญู ุฏ )
“Ketahuilah, sesungguhnya darah (jiwa) kalian, harta benda kalian, dan kehormatan kalian adalah sesuatu yang haram untuk dilanggar di antara kalian, sebagaimana terhormat dan sucinya hari kalian ini, bulan kalian ini, dan negeri kalian ini.” (HR.Ahmad)
Hadis ini mengajarkan bahwa Islam sangat menghargai kehidupan dan kehormatan manusia. Menjadi seorang muslim bukan hanya tentang rajin beribadah, tetapi juga tentang bagaimana kehadiran kita membawa kebaikan bagi orang lain..
Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita tidak menyadari bahwa ucapan dapat melukai hati, tulisan dapat menyebarkan fitnah, dan tindakan dapat merugikan orang lain. Karena itu, mari kita belajar lebih berhati-hati dalam berbicara, lebih bijak dalam menggunakan media sosial, serta lebih menghargai hak-hak sesama.
Semoga ibadah yang kita lakukan semakin mendekatkan kita kepada Allah Swt. sekaligus menjadikan hubungan kita dengan sesama semakin baik.
Rasulullah saw. juga menitipkan pesan penting tentang bagaimana memperlakukan perempuan. Beliau bersabda:
ููุงุชูููููุง ุงูููู ููู ุงููููุณูุงุกู. (ุฑูุงู ู ุณูู )
“Bertakwalah kalian kepada Allah dalam urusan perempuan.” (HR. Muslim).
Pesan ini mengingatkan kita bahwa perempuan memiliki kehormatan dan hak yang harus dijaga. Dalam kehidupan keluarga, seorang suami memiliki tanggung jawab untuk memperlakukan istrinya dengan baik, menghormati hak-haknya, dan membangun rumah tangga dengan kasih sayang.
Demikian pula dalam kehidupan bermasyarakat, setiap perempuan berhak mendapatkan penghormatan dan perlakuan yang baik. Jangan sampai orang yang seharusnya merasa aman di lingkungan keluarga maupun masyarakat justru mengalami perlakuan yang menyakitkan.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Pesan Rasulullah saw. berikutnya adalah tentang pentingnya menjaga persaudaraan dan menjauhi pertikaian. Beliau bersabda:
ููุง ุชูุฑูุฌูุนูููุง ุจูุนูุฏูู ูููููุงุฑูุง ููุถูุฑูุจู ุจูุนูุถูููู ู ุฑูููุงุจู ุจูุนูุถู. (ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู)
“Janganlah kalian kembali sepeninggalku kepada keadaan seperti orang-orang kafir, dengan saling memenggal leher satu sama lain.” (HR. Bukhari)
Hadis ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga persatuan dan persaudaraan. Perbedaan pandangan, pilihan, maupun kepentingan tidak seharusnya membuat kita kehilangan rasa persaudaraan.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu pernah berbeda pendapat dengan keluarga, tetangga, teman, maupun sesama muslim. Itu adalah hal yang wajar. Namun, perbedaan hendaknya tidak membuat kita saling merendahkan, saling mencela, atau memutus tali silaturahmi.
Justru dalam perbedaan itulah kita belajar untuk saling menghargai, menjaga lisan, dan mengedepankan sikap saling memahami.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Pesan-pesan Rasulullah saw. tersebut sangat dekat dengan kehidupan kita. Menjaga kehormatan sesama, memperlakukan keluarga dengan baik, dan memelihara persaudaraan merupakan bagian dari ajaran Islam yang dapat kita praktikkan setiap hari.
Kita mungkin belum mampu melakukan banyak hal besar. Namun, kita selalu memiliki kesempatan untuk memulai dari hal-hal sederhana: berbicara dengan santun, tidak menyakiti hati orang lain, menjaga amanah, menghormati keluarga, serta berusaha memperbaiki hubungan dengan sesama.
Menjelang akhir hayatnya, Rasulullah saw. mengucapkan sebuah kalimat sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah r.a.:
6/30
ุงููููููู ูู ุงูุฑููููููู ุงููุฃูุนูููู ( ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู)
nilih kebersamaan dengan golongan yang mulia di SISI-Mu.” (HR. Bukhari)
Ungkapan tersebut menggambarkan pilihan Rasulullah saw. untuk kembali kepada Allah dan berada bersama golongan yang mendapat kedudukan mulia di sisi-Nya.
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Maka, sudah selayaknya kita bertanya kepada diri sendiri: Sudahkah kita menjaga lisan agar tidak menyakiti orang lain? Sudahkah kita memperlakukan keluarga dengan baik? Sudahkah kita menjaga hubungan dengan saudara dan sesama manusia?
Pertanyaan-pertanyaan ini bukan untuk menghakimi siapa pun, tetapi untuk menjadi bahan renungan bagi kita semua. Sebab, tidak ada manusia yang sempurna. Kita semua memiliki kekurangan dan kesalahan. Yang terpenting adalah kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
Semoga Allah Swt. menjadikan kita termasuk umat yang mencintai Rasulullah saw., bukan hanya melalui ucapan, tetapi juga dengan mengikuti ajaran dan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga kelak Allah mengumpulkan kita bersama Rasulullah saw. dan orang-orang saleh di sisi-Nya.
ุจูุงุฑููู ุงูููู ููู ููููููู ู ููู ุงููููุฑูุขูู ุงููุนูุธููู ูุ ููููููุนูููู ููุฅููููุงููู ู ุจูู ูุง ููููู ู ููู ุงููุขููุงุชู ููุงูุฐููููุฑู ุงูุญููููู ู. ุฃูููููู ููููููู ููุฐูุงุ ููุฃูุณูุชูุบูููุฑู ุงูููู ุงููุนูุธููู ู ููู ููููููู ูุ ููุงุณูุชูุบูููุฑููููุ ุฅูููููู ูููู ุงููุบููููุฑู ุงูุฑููุญููู ู.
Khutbah Kedua
ุงููุญูู ูุฏู ููููููู ุญูู ูุฏูุง ููุซููุฑูุง ุทููููุจูุง ู ูุจูุงุฑูููุง ูููููุ ููู ูุง ููุญูุจูู ุฑูุจููููุง ููููุฑูุถูู.
ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ููุง ุฅููููู ุฅููููุง ุงูููููู ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑูููู ููููุ ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณูููููู ุงููููููู ูู ุตูููู ููุณููููู ู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏูุ ููุนูููู ุขูููู ููุตูุญูุจููู ุฃูุฌูู ูุนูููู.
ุฃูู ููุง ุจูุนูุฏูุ ููููุง ุนูุจูุงุฏู ุงูููู ุ ุงูุชูููููุง ุงูููู ุญูููู ุชูููุงุชูููุ ููุงุนูููู ููุง ุฃูููู ู ููู ุนูุธููู ู ุญูููููู ุงููุนูุจูุงุฏู ุญูููุธู ุฏูู ูุงุฆูููู ู ููุฃูู ูููุงููููู ู ููุฃูุนูุฑูุงุถูููู ู.
ููุงูู ุงูููู ุชูุนูุงููู : ุฅูููู ุงูููููู ููู ูููุงุฆูููุชููู ููุตูููููููู ุนูููู ุงููููุจูููู ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ุตูููููุง
ุนููููููู ููุณููููู ููุง ุชูุณููููู ูุง (ุงูุฃุญุฒุงุจ: (ูฅูฆ)
ุงููููููู ูู ุตูููู ููุณููููู ู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏูุ ููุนูููู ุขูููู ููุตูุญูุจููู ุฃูุฌูู ูุนูููู
ุงููููููู ูู ุงุบูููุฑู ููููู ูุณูููู ูููู ููุงููู ูุณูููู ูุงุชูุ ููุงููู ูุคูู ูููููู ููุงููู ูุคูู ูููุงุชู ุงููุฃูุญูููุงุกู ู ูููููู ู ููุงููุฃูู ูููุงุชู ุงููููููู ูู ุงุญูููุธู ุฏูู ูุงุกูููุง ููุฃูู ูููุงููููุง ููุฃูุนูุฑูุงุถูููุงุ ููุทููููุฑู ููููููุจูููุง ู ููู ุงููุญูููุฏู ููุงููุญูุณูุฏูุ ููุฃูููุณูููุชูููุง ู ููู ุงููููุฐูุจู ููุงููุบููุจูุฉู ููุงููููู ููู ูุฉู.
ุงููููููู ูู ุฃูุตูููุญู ุฐูุงุชู ุจูููููููุงุ ููุฃููููู ุจููููู ููููููุจูููุงุ ููุงููุฏูููุง ุณูุจููู ุงูุณููููุงู ูุ ููุงุฌูุนูููููุง ู ููู ุนูุจูุงุฏููู ุงูุตููุงููุญูููู.
ุงููููููู ูู ุงุฑูุฒูููููุง ููููููุจูุง ุณูููููู ูุฉูุ ููุฃูููุณูููุฉู ุตูุงุฏูููุฉูุ ููุฃูุนูู ูุงููุง ุตูุงููุญุฉูุ ููุงุฌูุนูููููุง ู ูู ูููู ููุญูููุธููููู ุญูููููู ุนูุจูุงุฏููู. ุฑูุจููููุง ุขุชูููุง ููู ุงูุฏููููููุง ุญูุณูููุฉูุ ููููู ุงููุขุฎูุฑูุฉู ุญูุณูููุฉูุ ููููููุง ุนูุฐูุงุจู ุงููููุงุฑู.
ุนูุจูุงุฏู ุงููููุ ุฅูููู ุงูููููู ููุฃูู ูุฑู ุจูุงููุนูุฏููู ููุงููุฅูุญูุณูุงูู ููุฅููุชูุงุกู ุฐูู ุงููููุฑูุจููุ ููููููููู ุนููู ุงููููุญูุดูุงุกู ููุงููู ูููููุฑู ููุงููุจูุบูููุ ููุนูุธูููู ู ููุนููููููู ู ุชูุฐููููุฑููููู.
ููุงุฐูููุฑููุง ุงูููู ุงููุนูุธููู ู ููุฐูููุฑูููู ูุ ููุงุดูููุฑูููู ุนูููู ููุนูู ููู ููุฒูุฏูููู ูุ ููููุฐูููุฑู ุงูููููู ุฃูููุจูุฑูุ ููุงูููููู ููุนูููู ู ู ูุง ุชูุตูููุนููููู. ุฃูููู ู ุงูุตููููุงุฉู
Sumber: Takmir Masjid AnNajah, MAN 4 Sleman
