
Santri PPMU BAKID Raih Juara 3 Tafsir Bahasa Arab di MTQ Jawa Timur XXXI 2025
Kabar membanggakan kembali datang dari ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Jawa Timur XXXI Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Jember. Salah satu santri terbaik Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul (PPMU BAKID) Lumajang, Moh. Habibullah, berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara 3 Cabang Tafsir Bahasa Arab.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa santri PPMU BAKID tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan pesantren, tetapi juga mampu bersaing di tingkat provinsi dalam ajang keagamaan yang penuh gengsi.
“Alhamdulillah, capaian ini adalah anugerah sekaligus hasil kerja keras dan doa bersama. Habibullah mampu menunjukkan kualitas dan ketekunannya dalam mendalami tafsir Al-Qur’an berbahasa Arab,” ungkap salah satu pembina.
Cabang Bergengsi dengan Syarat Berat
Cabang Tafsir Bahasa Arab dikenal sebagai salah satu cabang paling bergengsi sekaligus paling berat dalam MTQ. Selain dituntut menguasai bahasa Arab, ilmu tafsir, fiqh, sejarah, hingga isu-isu kontemporer, peserta juga wajib memiliki hafalan Al-Qur’an 30 Juz.
Dengan persyaratan tersebut, keberhasilan Moh. Habibullah meraih Juara 3 membuktikan kapasitasnya sebagai santri yang memiliki penguasaan ilmu Al-Qur’an secara komprehensif: dari hafalan, pemahaman, hingga kemampuan menyampaikan penafsiran dengan bahasa Arab yang fasih.
Harapan dan Doa
Pihak pondok pesantren, Ustadz Hidayat, S.H. menyampaikan rasa syukur atas prestasi ini. Diharapkan, keberhasilan Habibullah menjadi motivasi bagi santri-santri lainnya untuk terus berprestasi dan menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
MTQ Jawa Timur XXXI Tahun 2025 di Kabupaten Jember menjadi saksi bahwa santri Lumajang mampu bersaing di kancah provinsi. Prestasi Moh. Habibullah ini sekaligus meneguhkan posisi PPMU BAKID sebagai salah satu pesantren pencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berprestasi.
