• 081336163361
  • admin@gurupedia.my.id.
  • Lumajang Jatim
NEWS
Sebuah Langkah Kecil di Jalan Al-Qur’an

Sebuah Langkah Kecil di Jalan Al-Qur’an

Refleksi dan Harapan Setelah Pelantikan Pengurus LPTQ Kabupaten Lumajang Periode 2026–2031

Rabu, 5 Agustus 2026, menjadi salah satu momentum yang patut saya syukuri. Bertempat di Gedung PKK Kabupaten Lumajang, saya bersama jajaran pengurus lainnya dikukuhkan sebagai Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lumajang periode 2026–2031.

Bagi saya, pengukuhan ini bukan sekadar sebuah seremoni atau penambahan sebuah jabatan dalam perjalanan pengabdian. Lebih dari itu, ia adalah sebuah amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban.

Berada di antara orang-orang yang memiliki perhatian besar terhadap Al-Qur’an membuat saya semakin menyadari bahwa tugas ini bukan perkara ringan. LPTQ bukan hanya tentang bagaimana melahirkan qari dan qariah yang mampu tampil di atas panggung, bukan semata tentang mengejar prestasi dalam berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an, tetapi juga tentang bagaimana menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

Pesan dan harapan Bupati Lumajang dalam kesempatan tersebut semakin menguatkan kesadaran itu. LPTQ diharapkan mampu mengambil peran dalam membangun generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, mencintai Al-Qur’an, memahami kandungannya, serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan.

LPTQ diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berakhlak Qur’ani.

Kalimat itu sederhana, tetapi memiliki makna yang sangat dalam.

Sebab, ukuran keberhasilan pembinaan Al-Qur’an sesungguhnya tidak berhenti pada seberapa indah seseorang membaca ayat-ayat suci. Lebih jauh dari itu, keberhasilan tersebut tercermin dari bagaimana Al-Qur’an membentuk akhlak, sikap, kejujuran, kesantunan, kepedulian, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Kita tentu berharap lahir qari dan qariah yang berprestasi. Kita ingin semakin banyak anak-anak Lumajang yang mampu menghafal Al-Qur’an, memahami maknanya, menguasai seni baca Al-Qur’an, serta berprestasi hingga tingkat yang lebih tinggi.

Namun, di atas semua itu, ada harapan yang jauh lebih besar: lahir generasi yang menjadikan Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga untuk diamalkan.

Generasi yang lisannya dekat dengan Al-Qur’an, pikirannya tercerahkan oleh Al-Qur’an, dan perilakunya mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Karena itu, pengukuhan ini saya maknai sebagai ajakan untuk kembali bertanya kepada diri sendiri:

Apa yang bisa saya berikan?Apa yang bisa saya lakukan agar keberadaan saya di LPTQ benar-benar memberikan manfaat?

Dan yang lebih penting: Sudahkah diri saya sendiri berusaha menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi refleksi bahwa sebelum mengajak orang lain mencintai Al-Qur’an, kita harus terlebih dahulu berusaha mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Sebelum berbicara tentang akhlak Qur’ani kepada generasi muda, kita harus berusaha menghadirkannya dalam diri kita sendiri.

Saya menyadari, tentu tidak banyak yang dapat saya lakukan sendirian. Pengembangan Al-Qur’an membutuhkan kebersamaan, sinergi, kesabaran, dan kerja panjang. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, ulama, pesantren, madrasah, lembaga pendidikan, para pembina, guru, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat.

Semoga LPTQ Kabupaten Lumajang periode 2026–2031 mampu menjadi ruang pengabdian yang menghadirkan semakin banyak program pembinaan yang menyentuh generasi muda. Tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga membentuk pribadi-pribadi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi, pedoman, dan akhlak.

Semoga dari masjid-masjid, pesantren, madrasah, sekolah, dan rumah-rumah masyarakat Lumajang terus tumbuh generasi pecinta Al-Qur’an.

Generasi yang fasih membaca Al-Qur’an, kuat menghafalnya, memahami pesannya, dan indah akhlaknya.

Dan bagi saya pribadi, semoga amanah ini menjadi jalan kecil untuk ikut berkhidmat kepada Al-Qur’an. Bukan untuk mencari posisi, bukan untuk mengejar nama, tetapi semata-mata berharap ada sedikit amal yang dapat dipersembahkan untuk agama, masyarakat, dan generasi masa depan.

Semoga Allah membimbing langkah ini, meluruskan niat, memberikan kekuatan dalam menjalankan amanah, serta menjadikan LPTQ Kabupaten Lumajang sebagai salah satu wasilah lahirnya generasi muda yang Qur’ani: cerdas pikirannya, lembut hatinya, dan mulia akhlaknya.

Bismillah untuk lima tahun pengabdian.

Semoga setiap langkah menjadi amal, setiap program membawa manfaat, dan setiap ikhtiar mendapat keberkahan dari Allah SWT.