• 081336163361
  • admin@gurupedia.my.id.
  • Lumajang Jatim
MUSTHALAH HADITS
Yang Pertama Kali Membukukan Hadis Nabi

Yang Pertama Kali Membukukan Hadis Nabi

Yang pertama kali menaruh perhatian untuk membukukan hadis nabi adalah Muhammad bin Muslim bin Ubaidillah bin Syihab az-Zuhri al-Madani (rahimahullah)

Shalih bin Kaisan berkata, โ€œAku berkumpul dengan az-Zuhri ketika menuntut ilmu, lalu aku katakan, โ€˜Mari kita menuliskan sunnah-sunnah, lalu kami menulis khabar (berita) yang datang dari Nabi saw. Kemudian az-Zuhri mengatakan, โ€˜Mari kita tulis yang datang dari shahabat, karena ia termasuk sunnah jugaโ€™. Aku katakan, โ€˜Itu bukan sunnah, sehinga tidak perlu kita tulisโ€™. Meski demikian az-Zuhri tetap menuliskan berita dari shahabat sedangkan aku tidak, akhirnya dia berhasil sedangkan aku gagalโ€[1].

Ketika Khalifah Umar bin Abdul Aziz ra merasa khawatir akan merosot dan hilangnya ilmu karena meninggalnya para ulamaโ€™ maka ia mengutus kepada Abu Bakar bin Muhammad bin Amr bin Hazm, dan memerintahkan-nya untuk membukukan hadis Rasulullah saw seraya berkata; โ€œLihatlah, apa yang terjadi pada hadis Rasulullah saw atau sunnah, atau hadis dari โ€˜Amrah[2], maka tulislah karena aku khawatirkan merosotnya ilmu dan hilangnya ulamaโ€™[3]โ€

______________________________

Baca Juga

______________________________

Ibnu Hazm menjawab, โ€œPergilah kepada Ibnu Syihab, niscaya Engkau tidak akan menjumpai seorang pun yang lebih mengetahui sunnah dari pada diaโ€[4]

Peristiwa tersebut terjadi di penghujung abad pertama Hijriyah. Kemudian setelah az-Zuhri, di pertengahan abad kedua Hijriyah lahirlah tokoh-tokoh yang membukukan hadis nabi. ke dalam bab-bab tertentu seperti Ibnu Juraij, Hasyim, Imam Malik, Maโ€™mar, Ibnu al-Mubarak dan lain-lain.

Dan setelah itu pengumpulan dan kodifikasi hadis berlanjut dengan metode penulisan yang bermacam-macam, seperti musnad, mushannaf, shahih, jamiโ€™ dan mustakhraj. Imam as-Suyuthi, dalam hal ini mengatakan di dalam kitabnya Alfiyah,[5]

Orang pertama yang mengumpulkan hadis dan atsar adalah Ibnu Syihab atas perintah โ€˜Umar. Dan yang pertama-tama mengumpulkan hadis berbab-bab, adalah sekelompok ulamaโ€™ di masa yang tak jauh (setelahnya) Seperti Ibnu Juraij, Hasyim, Malik, Maโ€™mar, dan anak (Ibnu) al-Mubarak


[1]  Diriwayatkan oleh Ibnu Saโ€™d di dalam kitab ath-Thabaqat, dan Abu Nuโ€™aim di dalam kitab al-Hilyah, dan juga al-Khathib di dalam kitab Taqyid al-Ilmu

 [2] Amrah adalah, Amrah binti Abdurrahman bin Saโ€™d bin Zurarah al-Anshariyah, al-Madaniyah. Ia adalah murid Aโ€™isyah yang banyak meriwayatkan hadis darinya.

[3]  Diriwayatkan oleh Ibnu Saโ€™d dan al-Khathib di dalam Taqdim al-Ilmu, dan ad-Darimi menyebutkan di dalam kitab as-Sunan seperti itu

 [4]  al-Irsyad fi Maโ€™rifati Ulamaโ€™ al-Hadis, al-Khalily, j.1 h.189

 [5] Al-Alfiyah (matan) h.8

Leave a Reply